“BLOGGER yang baik pasti meninggalkan JEJAK :D BUDAYAKAN TINGGALKAN JEJAK..:)”"
Tampilkan postingan dengan label Nostalgia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nostalgia. Tampilkan semua postingan

Masih ingat film telenovela satu ini? Anak tahun 90-an pasti tahu dengan salah satu film ini. Di tahun 1998 ini, telenovela ini menceritakan si kembar Paola dan Paulina yang terpisah dan bertemu setelah paola yang sombong dan telah menikah dengan menikah dengan pria kaya dan meminta Paulina yang baik dan lembut bertukar posisi agar dapat berselingkuh. La Usurpadora merupakan judul aslinya.

Saat mereka berdua bertemu, Paola meminta Paulina bertukar peran dengannya agar dia bisa bersenang-senang dengan pria selingkuhannya.

Read more

7 September 2014

- Masih dalam keadaan berduka saat aku menuliskan catatan ini. Catatan yang terasa sulit untuk ku ungkapkan kepada orang lain. Masih ingat betul dalam ingatanku yang secara jelas aku melihat tubuh, raga yang terbaring di atas tempat tidur dengan tak ada lagi nafas yang tersisa. Di hari minggu malam tanggal 31 Agustus, pukul 24.00 dimana sudah memasuki tanggal 1 September hari senin. Kulihat mak [panggilanku terhadap si mbah putri, ibu dari ibuku] dengan perasaan penuh curiga. Dimana tak biasanya aku ke kamar mandi 2x sambil menengok mak yang tadinya ibuku mengira dia sudah tertidur [sebelumnya mak memanggil ibu dan mengeluh perutnya sakit dan selang beberapa menit kemudian dia memanggil ibu lagi dan berkata, "Aku sudah nggak kuat, Nak." Dalam batinku saat melewati tempat tidur mak, aku sudah merasa bahwa mak sudah tiada, namun segera kutepis peraasan itu. Hingga akhirnya, di tengah malam itulah ibu menyalakan semua lampu dan membangunkan ayah. Firasatku pun tak salah. Mak sudah tiada.

Hal yang membuatku sangat terpukul adalah saat dimana beberapa menit terakhir sebelumnya, aku sempat berdoa pada Tuhan dalam hati. Tuhan, bila memang sudah menjadi kehendakMu, ambillah mak agar dia tak lagi merasakan siksaan karena sakitnya yang telah beberapa tahun ini dia rasakan. Aku nggak tega. Doa yang seperti itu benar-benar ku katakan dalam hati hingga akhirnya ku tahu mak betul-betul sudah tiada. Aku sempat bertanya sendiri dalam hati, bagaimana mungkin hanya karena ucapan dalam hatiku itu bisa terkabul? bagaimana mungkin hal itu bisa didengar Tuhan? Dari situlah, aku baru menyadari kuasa Tuhan. Kasih Tuhan yang begitu besar hingga Ia menjemput mak saat itu juga. Tuhan sayang mak dan mungkin karena itulah Tuhan mengabulkan doanya dan doaku. Mak sudah bertahan sejauh ini dan inilah puncaknya, mak harus kembali pulang.

Selamat jalan mak, semoga engkau mendapat tempat yang layak, tempat yang nyaman dan indah, bertemu dengan para malaikat-malaikat Tuhan, dijauhkan dari jangkauan iblis, dijauhkan dari segala siksa api neraka dan siksa kubur, diterangkan kuburmu dan diluaskan langkahmu menuju mimbar Allah Bapa. Segala nasehat dan doa-doa yang kau berikan padaku ketika kau masih ada mak, akan aku ingat. Dan mungkin saat ini hanya akulah satu-satunya cucumu yang masih memiliki perasaan terhadapmu. Yang merasa ikut sedih dan sakit saat melihatmu terbujur lemas karena sakitmu, yang ikut merasakan kesedihanmu dan kesakitan ragamu, yang merasa kehilanganmu hingga saat ke tujuh hari setelah kepergianmu, yang masih berduka dan berkabung karena masih mengingatmu, yang masih mendoakanmu hingga sekarang. Aku ingin mak tau, aku betul-betul peduli terhadapmu, namun aku tak tau bagaimana caranya aku bisa menyenangkanmu, mak. Merawatmu saja aku tak bisa. Yang hanya bisa kulakukan adalah mengambilkan sesuatu yang kau ingini.

Maafkan aku mak, disaat-saat terakhirku aku tak bisa menyenangkan hatimu. Maafkan aku dimana saat-saat terakhir kau memanggilku aku hanya berdiam diri, tak menjawab panggilanmu. Mungkin kau marah padaku, mak. Mungkin kau kecewa padaku. Tapi sungguh, aku tak bermaksud tuk menghiraukanmu saat itu. Aku hanya tak tahan, tak tega melihatmu dalam keadaanmu yang seperti itu. Aku ikut sakit. Aku ikut sedih. Aku ikut meneteskan airmata.
Tapi aku cukup senang, aku bisa dapat kesempatan membawa pulang jasadmu ke rumah asalmu. Dengan mobil ambulance dan hampir sepanjang perjalanan aku menangis untukmu. Setidaknya, aku cucumu yang pertama kali menjatuhkan airmatanya untukmu. Selamat jalan, mak. Waktumu di dunia ini memang sudah habis dan hanya tersisa engkau dalam ingatanku.

Tuhan Allah Bapa,
terimalah mak disisiMu, Tuhan
berilah ia tempat yang layak baginya
tempat yang nyaman dan indah
tempat yang terbaik dariMu untuknya
hanya Engkau Yesus, pemberi hidup
hanya padaMu juga kami berpulang
hapuskan segala dosa, kesalahan, sikap dan sifat buruknya ketika ia masih hidup
hapuskan segala cela dalam hatinya selama ia hidup
tenangkanlah tidurnya, Tuhan
dan sampaikan salamku untuk mak,
sampaikan maafku untuk mak,
sampaikan bahwa aku menyayanginya, Tuhan
aku berterima kasih padanya
peluklah ia dalam kasihMu, Bapa
Dalam Nama Tuhan Yesus
amin.

Read more

2 Maret 2014

Tahun 89 - 90an keatas merupakan tahun keemasan bagi anak-anak di kala itu. Bagaimana tidak, kehidupan waktu itu seakan lagi jaya-jayanya bagi dunia anak dan para orang tua yang ikut menikmatinya. Antara permainan, makanan serta minuman saat itu sangat berbeda jauh dari masa sekarang. Dimana anak-anak saat itu sangat dimanjakan oleh permainan yang lebih asyik dan seru, juga dengan jajanannya yang sebagian besar menghadiahkan mainan untuk anak-anak.

Jika ada yang masih ingat saat-saat SD dulu, rasanya selalu ceria setiap hari. Saat sekolah maupun pulang sekolah selalu bermain dan jajan. Begitu setiap hari, dan kali ini saya akan membahas terlebih dahulu tentang jajanan di tahun-tahun berjaya itu, termasuk jajanan yang saya sukai di masa kecil tahun 90 an.

  • Mie Remes
    Ini termasuk camilan favorit waktu SD. Nggak pernah ketinggalan kalau pas lagi pulang sekolah pasti mampir dulu ke warung buat beli ini jajan.
  • Mie Gemes
    Ini juga camilan yang sempat ngehits saat itu.
  • Mie Lidi
    Ini jajanan yang paling sering diburu sama anak-anak. Dari bahan mie yang dibuat seperti lidi lalu dikeringkan terus diplastik'in. Biasanya kalau beli pasti nyari yang banyak bumbunya. Kalau bumbunya masih nempel di jari, pada suka jilatin.
  • Wafer Superman
    Wafer coklat yang paling populer dan banyak diburu juga oleh anak-anak. Apalagi coklatnya yang lumer didalam. Biasanya jadi ritual saat itu ngejilatin sisa-sisa coklat yang masih nempel didalam bungkusnya. :D
  • TARO

    Snack dengan gambar ilustrasi anak laki-laki pakai topi. Kalau pas lagi ke minimarket, nggak pernah lupa sama snack yang satu ini. Sekarang masih ada snack ini dengan berbagai macam varian.
  • JetZ

    Snack stik coklat yang mantap saat itu. Tapi saat itu ini snack sedikit mahal, lupa harganya berapa waktu itu.
  • Cheetos

    Siapa waktu itu yang nggak kenal snack yang satu ini? Snack dengan maskot Chester cheetahnya, dari anak-anak sampai orang tua kenal yang namanya Cheetos. Makanannya renyah dari tepung jagung.
  • Chiki
    Ini juga nggak jauh beda dengan cheetos. Banyak anak-anak yang suka. Tapi sayang, bikin batuk.
  • Anak Mas

    Ini camilan yang asyik saat bermain dulu. Dimana satu yang nggak bisa terlewatkan adalah saat mie nya habis, tinggal jilat pake jari bumbu-bumbunya yang masih ketinggalan banyak didalam. :D
  • Permen Rokok

    Cara ngemutnya sama kayak orang dewasa merokok. Bahaya bawa permen ini ke sekolah. Saat produk ini muncul beberapa guru jadi terkecoh dikira muridnya pada ngerokok beneran. wkwkwk
  • Kenji

    Hampir sama kayak Taro. Jika ada yang masih ingat, dulu snack ini menghadiahkan otopet, tas sekolah, peralatan makan sekolah, terus apa lagi lupa dengan cara ngirim bungkusnya dengan 3 warna yang berbeda ke PO Box yang ditunjukkan. Iklannya ada di TV dan majalah bobo saat itu. Dulu sempat mau ngirim tapi gagal. Maklum, belum tahu cara ngirim lewat pos waktu itu.
  • Permen karet YOSAN

    Permen karet yang menyebalkan waktu itu. Ada hadiah bagi yang berhasil nyusun kata Y-O-S-A-N dari kertas bungkusnya. Dan sampai tangan jebol nggak ada yang berhasil nyusun kata yang sempurna. Usut punya usut emang nggak ada huruf N nya. Kalaupun ada, cuma SATU.
  • Es Wawan

    Es susu segala rasa yang super enak waktu masih masa-masa SD dulu. Ini salah satu es yang paling laris. Kalau belinya nggak cepet-cepet, bisa nggak kebagian. Bentuknya kayak es Kiko masa sekarang. Mirip.
  • Es Kado

    Kalau waktu itu nggak ada yang pernah liat es ini, es ini bentuknya sama kayak es krim balok kebanyakan. Tapi bedanya, es ini dibalut sama kertas, makanya dikasih nama es kado.
  • Jagoan Neon

    Jangan harap bisa dapet sebutan keren kalau belum mamerin lidah jagoan neon. Permen dengan maskot lima tokoh kartun super (entah siapa namanya, lupa :s) yang bisa ninggalin bekas warna di lidah.
  • Hot Hot Pop

    Ini permen bentuk kaki. Entah sekarang masih ada atau nggak, kurang tahu. Nggak pernah ngecek soalnya.
  • Permen Split

    Nah, ini permen rasa lemon yang masih ada sampai sekarang. Iklannya pun masih dipasang di tv, dengan iklan yang sama waktu saya masih SD. Hebat..hebat.. masih setia rupanya.
  • Pindy mint
    Ini permen yang enak dikunyah-kunyah saat itu. Jadi kangen..hikz..
  • Dreamy
    Ini permen kalau dimakan rasanya krenyes-krenyes di mulut. Ada rasa coklat dan mint saat itu.
  • Coklat Payung
    Coklat lucu dengan bentuk payung yang menangkup. Ada yang masih ingat, nggak? Dulu harganya Rp 100 kalau nggak salah.
Sementara ini dulu yang dapat saya bagi. Masih banyak yang belum tertulis. Tapi jika ada yang mau menambahkan, silahkan tulis di komentar biar nanti bisa saya sunting. Salam dan selamat bernostalgia :)

Read more
catatan pena@2016. Diberdayakan oleh Blogger.

Terima Kasih :)

Harry Potter - Golden Snitch